Disela kegiatan monotonku yang membosankan dan melelahkan,
secara tak sadar aku mulai mengenang masa saat teman kecilku masih ada.
Masa-masa bersamanya, yang dulu, sekarang, dan sampai kapanpun akan tetap
menjadi teman kecilku. Karna dia telah terambil oleh waktu.
Aku mulai mengenang segala tentang dirinya, mulai dari hari
pertama kali kami bertemu...
.
Anak kecil itu merenung, memperhatkan ombak yang menggulung
dan menghantam pantai serta karang. Beberapa burung yang dia tak ketahui
namanya, terbang bekejar-kejaran. Membuatnya iri, tatapannya seakan berkata
bahwa dia ingin seperti burung-burung itu, bermain... bercanda. Tak seperti
dirinya, selalu merasa sepi. Samar-samar, Angel kecil dapat mendengar suara
bakiak mendekatinya, langkah kecil nan pelan. Merasa tak mungkin dirinya yang
dicari, dia tetap menatap pantai dengan pandangan nanarnya.
